UPT Lembaga Pengembangan dan Sertifikasi Batu Mulia (LPSB) Kabupaten Banjar diresmikan pada tanggal 22 Mei 2006 mengalami perkembangan yang cukup baik dalam memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Banjar dari penerbitan sertifikat batu permata dan memo batu permata seperti terlihat dalam tabel berikut ini :
Tabel: Data Pemasukan PAD Sertifikat dan Memo Lembaga Pengembangan dan Sertifikasi Batu Mulia (UPT LPSB) Kabupaten Banjar tahun 2006 s/d tahun 2012
|
No |
Tahun |
Jumlah Sertifikat (lbr) |
% Kenaikan /lembar |
Jumlah Pemasukan (Rp) |
% Kenaikan PAD |
Keterangan |
|
1 |
2006 |
33 |
– |
6.132.500 |
– |
|
|
2 |
2007 |
207 |
527 |
35.640.000 |
481 |
|
|
3 |
2008 |
106 |
-49 |
23.175.000 |
-35 |
|
|
4 |
2009 |
115 |
8 |
24.630.000 |
6 |
|
|
5 |
2010 |
128 |
11 |
29.232.500 |
19 |
|
|
6 |
2011 |
543 |
324 |
65.077.000 |
123 |
(termasuk Memo) |
|
7 |
2012 |
1.384 |
155 |
111.840.000 |
72 |
(termasuk Memo, data s/d tanggal 10 September 2012) |
|
Total Jumlah |
2.516 |
 |
295.727.000 |
 |
||
Tahun 2006 di mulai pada bulan Maret 2006 sampai dengan akhir tahun jumlah sertifikat yang dikeluarkan mencapai 33 lembar dengan PAD sebesar Rp.6.132.500,- (enam juta seratus tiga puluh dua ribu lima ratus rupiah) hal ini wajar karena UPT ini baru berdiri. Kemudian pada tahun 2007 mengalami kenaikan dimana lembar sertifikat batu mulia yang dikeluarkan meningkat menjadi 207 lembar (527%) dengan jumlah PAD sebesar Rp.35.640.000,- (tiga puluh lima juta enam ratus empat puluh ribu rupiah) atau meningkat 481 % dari tahun sebelumnya karena masyarakat sudah mulai mengenal eksistensi LPSB, namun pada tahun 2008 mengalami penurunan menjadi hanya 106 lembar sertifikat  yang dikeluarkan (-49% dari tahun sebelumnya) dengan PAD sebesar Rp.23.175.000,- (dua puluh tiga juta seratus tujuh puluh lima ribu rupiah) atau mengalami penurunan sebesar 35% dari tahun sebelumnya. Hal ini terjadi karena adanya masalah teknis peralatan yang secara bertahap dapat diatasi sehingga secara perlahan PAD dari penerbitan sertifikat batu mulia ini mulai bergerak naik pada tahun-tahun berikutnya.
Pada tahun 2010 terdapat penambahan peralatan laboraturium dan peningkatan sumber daya manusia sebanyak 2 orang yang dilatih ke Bangkok Thailand serta promosi LPSB dengan pembuatan brosur LPSB dan diikutkan dalam pameran baik tingkat nasional dan internasional sehingga meningkatkan kinerja dan kepercayaan masyarakat. Hal dapat dilihat dari meningkatnya jumlah sertifikat batu mulia yang dikeluarkan pada tahun 2011 sebanyak 543 lembar (meningkat 324%)  dengan PAD sebesar Rp.65.077.000,- (enam puluh lma juta tujuh puluh tujuh ribu rupiah) atau naik 123% dari tahun sebelumnya, dimana disamping mengeluarkan sertifikat batu permata juga mengeluarkan memo batu mulia yang lebih murah penerbitannya (Rp.75.000,-/lembar memo) dari sertifikat (biaya sesuai karat) sehingga peningkatan PAD sampai dengan tanggal 10 September 2012 menjadi Rp.111.840.000,- (seratus sebelas juta delapan ratus empat puluh ribu rupiah) atau meningkat 155% dari tahun sebelumnya  dengan jumlah sertifikat dan memo (surat keterangan batu mulia) yang dikeluarkan sebanyak 1.384 lembar (meningkat 72% dari tahun sebelumnya).
