Awal mulanya kain sasirangan adalah kain yang mempunyai bentuk dan fungsi yang cukup sederhana, seperti ikat kepala (laung), sabuk dan tapihbumin (kain sarung) untuk lelaki, selendang, kerudung, udat (kemben), dan kekamban (kerudung) untuk perempuan.
Namun seiring berkembangnya jaman, maka kain sasirangan sudah beralih fungsi dan kegunaan menjadi pakaian yang modis dan kekinian yang untuk acara formal dan semi formal. Bahkan kain sasirangan sudah menjadi buah tangan ataupun souvenir yang banyak di jual di sentral oleh oleh khas Kalimantan seperti tempat tissu, tas, dompet, dan kipas.
Hal inilah yang menjadi dasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar untuk memberikan fasilitasi bagi Industri Kecil Menengah (IKM) khususnya sasirangan untuk memberikan pelatihan yaitu Pelatihan Pembuatan Kain Sasirangan yang dilaksanakan 27 s.d 2 Maret 2018 di Aula Dekransada Kabupaten Banjar. Dengan 2 orang instruktur atau narasumber yang memberikan ilmu dan pengetahuan seputar cara pembuatan kain sasirangan kepada peserta pelatihan slot88 yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banjar yang berjumlah 20 (dua puluh) orang.
Selama pelatihan berlangsung peserta sangat antusias mengikuti dengan seksama tahapan pembuatan kain sasirangan, dari membuat pola, menjelujur, mewarnai, penjemuran hingga siap menjadi kain sasirangan yang siap untuk dijual.
Diharapkan dengan terlaksananya pelatihan ini maka minat peserta akan pembuatan kain sasirangan akan semakin baik dan berkembang sehingga mampu meningkatkan taraf hidup keluarga bagi IKM sasirangan.
