Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar menggelar pelatihan kewirausahaan pemula bagi pengusaha mikro selama tiga hari, 1–3 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Wisma Sultan Sulaiman BKPSDM Kabupaten Banjar, Martapura, tersebut diikuti sebanyak 35 peserta.
Kegiatan pelatihan dibuka secara langsung oleh Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar, Akhmad Bayhaqie, yang diwakili Kepala Bidang Usaha Mikro, Rudy Mulyadi.
Pelatihan ini bertujuan membekali para pengusaha mikro pemula maupun calon wirausaha dengan pengetahuan, keterampilan, serta mentalitas bisnis yang diperlukan agar mampu mengelola dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Sebanyak 35 peserta mengikuti pelatihan dengan menghadirkan narasumber dari Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan serta praktisi yang memiliki pengalaman di bidang kewirausahaan.
Dalam sambutannya, Rudy Mulyadi mengatakan pelatihan kewirausahaan bagi pengusaha mikro merupakan langkah penting dalam membangun fondasi usaha yang kuat sejak dini.
Menurutnya, para calon dan pengusaha mikro perlu memiliki pengetahuan serta keterampilan yang memadai, termasuk mentalitas dalam menjalankan usaha, sehingga mampu mengelola, mengembangkan, dan mempertahankan bisnis di tengah persaingan.
“Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan bagi para peserta, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan dalam menjalankan usaha yang tangguh dan berdaya saing,” ujarnya.
Rudy juga memberikan arahan, semangat, dan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti rangkaian pelatihan dengan sebaik-baiknya. Ia berharap materi yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara nyata dalam mengembangkan usaha masing-masing.
Ia menegaskan, DKUMPP Kabupaten Banjar akan terus berupaya mendampingi dan memfasilitasi kebutuhan para pelaku usaha mikro dalam menjalankan maupun mengembangkan usahanya.
Pendampingan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari akses permodalan, kemudahan perizinan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SP-PIRT), sertifikasi halal, hingga Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berupa merek.
Selain itu, DKUMPP juga mendorong penguatan pemasaran dan promosi produk serta membuka peluang kemitraan dengan toko modern atau minimarket.
“Pemerintah daerah akan terus mendampingi dan memfasilitasi para pelaku usaha, baik dari sisi permodalan, perizinan, pemasaran, promosi maupun kemitraan. Kami berharap usaha yang dijalankan dapat semakin berkembang,” katanya.
Dalam acara pembukaan tersebut juga dilakukan pengalungan kartu tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan peserta. Prosesi tersebut turut didampingi Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro dan Kewirausahaan.
Melalui pelatihan tersebut, DKUMPP Kabupaten Banjar berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan usaha sehingga tercipta pelaku usaha mikro yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing di Kabupaten Banjar.
Sumber: Infopublikkabupatenbanjar
