Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar melalui Bidang Perindustrian menggelar Sosialisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Tahun 2026 di Aula DKUMPP, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Banjar serta pihak terkait dalam pengembangan industri dan penggunaan produk dalam negeri.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pelaku IKM mengenai TKDN, termasuk kebijakan, ketentuan, manfaat, serta pentingnya penggunaan bahan baku dan komponen dalam negeri dalam proses produksi. Melalui sosialisasi ini, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal sekaligus mendukung pengembangan industri nasional.
Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar, Akhmad Bayhaqie menyampaikan bahwa pemahaman mengenai TKDN menjadi salah satu hal penting bagi pelaku usaha dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif.
“Pelaku usaha tidak hanya dituntut untuk menghasilkan produk, tetapi juga perlu terus meningkatkan kualitas, efisiensi, inovasi, dan daya saing. Pemahaman mengenai TKDN menjadi penting karena dapat membuka peluang yang lebih luas bagi produk-produk lokal untuk berkembang dan memasuki berbagai pasar,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Banjar memiliki beragam potensi industri dan produk unggulan, mulai dari kerajinan, sasirangan, batu permata, produk pangan, hingga olahan hasil pertanian dan perikanan. Potensi tersebut perlu didukung dengan peningkatan kualitas produk, perbaikan proses produksi, kemasan yang lebih baik, serta pemahaman terhadap standar dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, pelaku IKM perlu memahami TKDN tidak sebatas istilah, tetapi juga mengetahui manfaat dan penerapannya dalam kegiatan usaha. Oleh karena itu, peserta didorong untuk aktif berdiskusi, bertanya, serta menggali informasi dari narasumber agar materi yang diperoleh dapat diterapkan sesuai kebutuhan usaha masing-masing.
“Jangan hanya menjadi konsumen, tetapi mari kita dorong agar masyarakat Kabupaten Banjar juga mampu menjadi produsen yang menghasilkan produk berkualitas dan mampu bersaing. Saya berharap pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan ini tidak berhenti di ruang sosialisasi, tetapi benar-benar diterapkan untuk mengembangkan usaha,” tambahnya.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, pemaparan, diskusi, dan tanya jawab. Metode tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan kendala dan memperoleh informasi terkait penerapan TKDN.
Melalui kegiatan ini, DKUMPP Kabupaten Banjar berharap semakin banyak pelaku IKM yang memahami pentingnya pemanfaatan bahan baku, tenaga kerja, dan sumber daya dalam negeri. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat industri lokal, membuka peluang kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
DKUMPP Kabupaten Banjar berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan industri dan peningkatan kapasitas pelaku IKM melalui kegiatan pembinaan dan fasilitasi. Dengan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, produk unggulan Kabupaten Banjar diharapkan semakin berkembang, dikenal luas, dan mampu bersaing di pasar yang lebih besar.
Sumber: Infopublikkabupatenbanjar
