Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar menggelar pelatihan pemasaran digital melalui live shopping bagi pengusaha mikro di Kabupaten Banjar. Kegiatan yang bekerja sama dengan Balai Latihan Sumber Daya Manusia (BLSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Banjarmasin ini berlangsung selama dua hari, pada 27–28 Oktober 2026, bertempat di Wisma Sultan Sulaiman, BKPSDM Kabupaten Banjar, Martapura.
Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar, Akhmad Bayhaqie, didampingi Kepala Bidang Usaha Mikro serta Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro dan Kewirausahaan. Pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta dengan menghadirkan narasumber dari BLSDM Komdigi Banjarmasin.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha mikro dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produk. Materi yang diberikan meliputi strategi pemasaran digital, teknik penyampaian informasi produk, membangun komunikasi dengan konsumen, menciptakan konten menarik, serta meningkatkan kepercayaan dan daya tarik produk melalui penjualan secara langsung di platform digital.
Selain memperoleh materi teori, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan teknik live shopping. Praktik tersebut mencakup persiapan produk, penyusunan materi promosi, teknik berbicara di depan kamera, membangun interaksi dengan audiens, hingga mendorong terjadinya transaksi.
Dalam sambutannya, Akhmad Bayhaqie menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, khususnya dalam menghadapi perkembangan pola pemasaran dan perubahan perilaku konsumen yang semakin beralih ke platform digital.
Menurutnya, metode live shopping memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk mempromosikan sekaligus menjual produk secara langsung melalui siaran digital atau live streaming. Dengan metode tersebut, pelaku usaha dapat berinteraksi lebih dekat dengan calon konsumen sehingga berpotensi meningkatkan daya tarik produk dan penjualan.
Bayhaqie juga memberikan arahan, semangat, dan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengembangan usaha, sehingga para pelaku usaha mikro mampu menjadi wirausaha yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa DKUMPP Kabupaten Banjar akan terus berupaya mendampingi dan memfasilitasi kebutuhan pelaku usaha mikro dalam menjalankan serta mengembangkan usahanya. Dukungan tersebut mencakup aspek permodalan, kemudahan perizinan, pemasaran dan promosi, hingga pengembangan kemitraan dengan toko modern atau minimarket.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para pelaku usaha mikro di Kabupaten Banjar semakin siap memanfaatkan peluang ekonomi digital, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan daya saing produk lokal di tengah perkembangan teknologi dan persaingan usaha yang semakin kompetitif.
Sumber: Infopublikkabupatenbanjar
