Kecamatan Tatah Makmur terkenal dengan desa-desa penghasil itik yang potensial seperti desa Muara Halayung, Desa Jambu Raya, dan Desa Kampung Baru . Namun masyarakat hanya sebatas menjual langsung tanpa dilakukan pengolahan menjadi produk yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Untuk membidik pasar abon, dendeng, nugget daging itik yang selama ini didominasi oleh daging sapi. Tentu tidak mudah, dengan adanya variasi produk olahan daging itik dan kemasan yang baik tentunya akan menambah nilai jual dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun hal itu terkendala oleh biaya pengolahan, kemasan dan pemasaran produk.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar yaitu Bidang IKAHH yang memiliki fungsi untuk memfasilitasi dan mengadakan acara pelatihan Pengolahan itik dan Kemasan dari tanggal 4 s.d 19 maret 2014 di 3 (tiga) desa yang berbeda di Kecamatan Tatah Makmur dan membagi menjadi III angkatan selama pelatihan tersebut. Seperti yang tertera pada tabel berikut ini :

Angkatan

Tanggal

Desa

Produk Olahan Itik

I

4 s.d 7 Maret 2014

Desa Muara Halayung

Abon, Dendeng, Nugget, kerupuk

II

9 S.D 12 Maret 2014

Desa Jambu Raya

Abon, Dendeng, Nugget, kerupuk

III

16 s.d 19 Maret 2014

Kampung Baru

Abon, Dendeng, Nugget, kerupuk

Selama pelatihan berlangsung yaitu dari angkatan I s.d angkatan III para peserta pelatihan itik dan kemasan begitu antusias mengikuti pelatihan tersebut. Setelah paparan diuraikan oleh narasumber para peserta diberikan kesempatan untuk praktek membuat abon, dendeng, dan nugget dan kerupuk itik dengan benar dan diajarkan cara kemasannya.

tujuan dari diadakannya pelatihan ini adalah sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan peserta terutama SDM yang nantinya bisa diterapkan untuk menambah nilai jual dari hasil olahan daging itik, dan tentunya hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para peserta, kemasan yang baik tentunya mampu memikat konsumen untuk membeli olahan daging itik.

Foto Kegiatan : Klik Disini