MARTAPURA – Berdasarkan data survei Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banjar harga beras di Kabupaten Banjar terus mengalami kenaikan. Kenaikan harga beras juga dikhawatirkan akan terus berlanjut hingga datangnya musim panen nantinya.

Kepala Disperindag Kabupaten Banjar Drs. H. Muhammad Ramlan. M.Pd melalui Pelaksana Kasi Sarana Perdagangan Abdurrahim Jumat (9/1) kemarin menjelaskan bahwa kenaikan tersebut terjadi karena kurangnya pasokan beras di pasaran. “Musim panen ‘kan sudah lama berlalu, jadi stok beras juga menipis, sehingga kemungkinan harga beras akan normal di musim panen yang akan datang,” katanya kepada wartawan.

Dari data Disperindag beberapa jenis beras yang harganya mengalami kenaikan pada Selasa (6/1) hingga Kamis (8/1) adalah beras siam unus dari Rp11.500 menjadi Rp12.000 per liter, beras siam adil sebelumnya Rp7.500 sekarang menjadi Rp8.500 per liter, lalu beras siam biasa dari Rp7.000 naik menjadi Rp7.500 per liter.

Sementara itu seorang pedagang beras yang berada di Pasar Batuah Martapura Muhammad mengatakan, harga beras sudah mulai naik sejak bulan Nopember 2014 lalu. “Naiknya secara bertahap dari bulan Nopember yang lalu, mungkin karena banyak yang gagal panen pada waktu musim panen” katanya.

Sedangkan Muhammad Jirin seorang pembeli beras mengaku serba salah apabila ingin membeli beras. “Bingung mas kalau mau beli, mau beli beras bagus tapi harganya kemahalan, tapi kalau beli yang murah berasnya kalau dimasak bisa jadi bubur,” tuturnya.

Sumber Berita : http://www.radarbanjarmasin.co.id/banua2-2/martapura/4220-harga-beras-terus-naik