Sasirangan merupakan kain adat suku Banjar  yang dibuat dengan teknik tusuk jelujur kemudian diikat tali rafia dan selanjutnya dicelup. Kain sasirangan adalah kain khas kalimantan selatan yang  dalam perkembangannya kain sasirangan dapat di rancang menjadi berbagai macam kreasi yang bernilai seni tinggi.

Kain sasirangan memiliki banyak motif antara lain Iris Pudak, Kambang Raja, Bayam Raja, Kulit Kurikit, Ombak Sinapur Karang, Bintang Bahambur, Sari Gading, Kulit Kayu, Naga Balimbur, Jajumputan, Turun Dayang, Kambang Tampuk Manggis, Daun Jaruju, Kangkung Kaombakan, Sisik Tanggiling, Kambang Tanjung.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar melalui Bidang IKAHH melaksanakan pelatihan Desain dan Motif Sasirangan di aula Dekranas dari tanggal 8 – 14 oktober 2014 Peserta pelatihan berjumlah 20 (dua puluh) orang dan instruktur sebanyak 1 (satu) orang dari luar daerah dan 1 orang dari dalam daerah yang memiliki kompetensi keterampilan sasirangan.

Pelatihan ini merupakan upaya peningkatan pengembangan keterampilan dalam membuat dan mendesain sasirangan agar lebih kreatif dan inovatif tanpa menghilangkan unsur kearifan lokal.

Foto Kegiatan : Klik Disini