Disperindag akan terus mengakomodir para penjahit lokal yang ada di Kabupaten Banjar untuk terus memproduksi masker kain sebagai upaya pencegahan penularan covid-19 sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat lokal di Kabupaten Banjar.

Menurut liputan Banjarmasin Post edisi Rabu, 1 Juli 2020, tak ada alasan bagi seseorang untuk tidak memakai masker dimasa pandemi covid-19. Bahkan bagi seorang perempuan, menurut I Gusti Made Suryawati, tetap bisa tampil cantik meskipun memakai masker.

Perempuan bertubuh langsing ini mengaku lebih senang dengan masker yang mengikuti fashion, bukan yang monoton untuk sehari-hari.

“Kalau ke tempat keramaian saya pakai masker yang standar kesehatan tapi kalau buat kerja sehari-hari pakai masker kain saja,” ujar perempuan yang juga Kadisperindag Kabupaten Banjar ini kepada BPost, Selasa (30/6).

Menarik, masker cantik yang ia miliki berasal dari hasil tangan penjahit Kota Martapura sendiri. Ungkap Made, ia sengaja memesan kepada para penjahit IKM binaan Disperindag agar memotivasi dan menstimulasi penjahit agar lebih berkreasi dalam membuat masker. Desain masker pun jelasnya merupakan desainnya sendiri. schwabrealty.net

Selama ini masker yang ia temui di pasaran sebutnya kebanyakan yang begitu-begitu saja dengan memberikan contoh masker cantik dengan tambahan aksesoris brokat, bordir hingga manik-manik ia berharap juga menjadi masukan bagi para pelaku IKM yang kini membuat masker.

“Ini juga jadi ajang promosi saya bagi penjahit di Kabupaten Banjar karena biasanya ada saja yang nanya maskernya beli dimana, saya bilang saja dari penjahit di Martapura,” jelas perempuan berkulit putih ini.

Dengan itu harapnya IKM khususnya penjahit masker di Kabupaten Banjar bisa lebih maju dan berinovasi. (rii)

Sumber :  halaman 13 Banjarmasin Post edisi Rabu, 1 Juli 2020