KBRN, Banjar: Harga gas elpiji 3kg (gas melon) di Kabupaten Banjar, melambung hingga Rp45.000 per tabung.
Dari pengakuan Aman warga sekumpul Martapura, naiknya harga elpiji bersubsidi ini baru terjadi dalam dua pekan terakhir.
“Naiknya sih gak sekaligus. Tapi pas beli kemarin harganya sampai 45 ribu pertabung. Tapi mau gimana soalnya saya juga buat dagang keliling jadi mau tidak mau harus beli,”tuturnya, Kepada RRI.co.id.
Menurut pantauan RRI di sejumlah pedagang eceran, stok gas melon memang banyak yang kosong. Antrian panjang untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg (gas melon) di Kab. Banjar sudah tak terelakan lagi.
Namun Kadisperindag Kabupaten Banjar, I Made Suryawati memastikan pemerintah tidak tinggal diam. Operasi pasar pun digelar bekerjasama dengan Pertamina.

“Jadi operasi pasar digelar pada  pangkalan-pangkalan yang ada dan tidak dilakukan di kantor kelurahan atau kantor desa. Beberapa kecamatan yang sudah menggelar oeprasi diantaranya Kertak Hanyar sampai Sungai Pinang,”jelasnya.
Kedepan menurut I Made Suryawati, pihkanya akan menggandeng tim satgas Polres Banjar untuk melakukan pemantauan dipangkalan – pangkalan terkait stok dan harga elpiji yang bervariasi.
Hingga Rabu (2/9/2020) sudah ada sekitar 1700 tabung elpiji yanag disalurkan ke masyarakat. Operasi pasar akan digelar hingga sebulan dengan harapan harga  gas melon kembali normal seperti sedia kala.
Adapun  Kuota LPG 2020 untuk wilayah Kab. Banjar mencapai  12.398 MT. Pertamina mengklaim prosentase penyaluran di kab. Banjar sudah over hingga 103,7 %
Sumber : RRI
