Poliban resmikan alat penyulingan minyak serai wangi di Desa 3A Simpang Empat, Kabupaten Banjar,

Banjarmasin (ANTARA) – Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) Kalimantan Selatan membantu alat penyulingan minyak serai wangi bagi petani serai wangi di Desa 3A Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar.

Alat penyulingan minyak serai dari riset terapan vokasi-Atsiri Poliban Kalsel tersebut diresmikan Direktur Poliban Kalsel Joniriadi, didampingi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar I Gusti Made Suryawati di Desa 3A Simpang Empat, Kamis.

Hadir pula dalam kegiatan itu Kepala Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra) Banjarbaru Agus Hasbianto dan Kepala Desa Simpang Empat Ahmad Dina.

Direktur Poliban Joniriadi menyampaikan, alat penyulingan minyak serai ini hasil dari penelitian dan riset tim di kampusnya untuk membantu petani serai wangi di desa ini untuk bisa berproduksi secara maksimal.

Menurut dia, biaya pembuatan dan penelitian serta riset untuk alat penyulingan minyak serai wangi ini dibantu Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI.

“Kita juga jalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Banjar dalam hal ini Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar,” ujar Joniriadi.

Dengan bantuan alat ini diharapkan pertanian serai wangi di desa ini bisa lebih maju lagi, meningkatkan perekonomian masyarakatnya, di mana Poliban berupaya terus berkontribusi bagi daerah.

Poliban resmikan alat penyulingan minyak serai wangi di Desa 3A Simpang Empat, Kabupaten Banjar

Sebagai kampus vokasi, ucap dia, di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sebagaimana pada kegiatan ini, dan banyak lagi di tempat lain dengan berbagai karya yang sudah diciptakan.

Untuk hasil penyulingan minyak serai wangi ini, kata Joniriadi, bisa nantinya menjadi produk sabun cuci piring, karbol aroma serai, minyak urut piwad dan bio pestisida.

“Pengembangan produk-produk ini bisa dibina Entrepreneurship Training Unit (ETU) dan melalui Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) di kampus kita,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar I Gusti Made Suryawati menyatakan apresiasi terhadap sumbangsih Poliban bagi petani serai wangi di Desa 3A Simpang Empat ini.

Menurut dia, Pemda Banjar akan memberikan dukungan bagi kemajuan petani serai wangi di daerahnya, karena suatu produksi itu harus diperhatikan hulu ke hilirnya.

“Kita bisa juga membantu buat pelatihan agar tercipta wira usaha baru yang lebih maju,” ujarnya.

Suryawati menyampaikan, pemerintah daerah memberikan fasilitas untuk membantu promosi hingga pemasaran bagi produk UMKM, termasuk produk dari sarai wangi ini.

“Bahkan kita bantu untuk masuk swalayan nantinya,” ucap dia.

Petani serai wangi Desa 3A Simpang Empat Nur Jannah menyatakan bersyukur dapat bantuan alat penyulingan minyak serai wangi dari Poliban, dengan harapan bisa memaksimalkan produksi.

Menurut dia, penyulingan minyak serai wangi dengan alat lama memang berkapasitas 500 kilogram, namun pembakarannya cukup lama sekitar 7 jam.

“Kita harap dengan alat baru dengan sistem vakum yang lebih singkat waktunya dari Poliban ini bisa lebih baik hasil produksi minyaknya,” ucapnya.

Poliban resmikan alat penyulingan minyak serai wangi di Desa 3A Simpang Empat, Kabupaten Banjar

 

Pewarta: Sukarli
Editor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2022