INDUSTRI batu mulia/batu permata dan perhiasan menjadi komoditi penunjang pembangunan perekonomian masyarakat di Kabupaten Banjar. Didasari histori dan analisis terhadap potensi ekonomi daerah dan pengembagannya, Pemkab Banjar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banjar melakukan sosialisasi pegembangan batu mulia/permata di SMKN 1 Martapura, Sabtu (5/10). pengembangan batu mulia/permata dijadikan sebagai mata pelajaran muatan lokal disekolah tersebut. Sosialisasi ini juga melibatkan Eny Djazouly dari UPT Lembaga Pengembangan dan Sertifikasi Batu Mulia (LPSB), dan H. Farhat Abdullah sebagai pimpinan The Zamrud Plaza.

Kepala Disperindag Banjar Drs.H.M. Ramlan, M.Pd menyatakan, tantangan dalam pengembagan batu mulia/permata adalah masih lemahnya sumber daya manusia karena kurang kreatif dan inovatif desain dan diverifikasi produk. Disperindag punya visi, antara lain terwujudnya usaha industri dan perdagangan maju, mandiri dan bedaya saing guna meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Banjar.

Dikatakan Drs.H.M. Ramlan, M.Pd, peningkatan sumber daya manusia menjadi sasaran Disperindag Banjar. Siswa mempelajari pengetahuan tentang batu mulia/permata akan mempunyai bekal untuk masa depan. Wawasan dan pengetahuan dimiliki, kualitas pengusaha dan pengrajin semakin meningkat. ” Latar belakang memadai bisa meningkatkan produksi, kualitas yang bersaing karena tingginya sumber daya manusia.

Sumber: Harian Radar Banjarmasin, Selasa 8 Oktober 2013

Galeri Foto Kegiatan