Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banjar sama Pertamina menggelar operasi pasar elpiji 3 kilogram empat hari berturut-turut, 28 – 31 Oktober 2020. 7.840 tabung elpiji bersubsidi disiapkan dan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) di 9 wilayah kecamatan.
Kecamatan Gambut, Aluh-aluh, dan Simpang Empat di hari pertama, Rabu (28/10/2020). Di Kecamatan Gambut operasi pasar digelar di dua tempat; kantor kecamatan dan kantor Desa Melintang dengan total tabung 840 tabung. Begitu pun di Kecamatan Aluh-aluh, 840 tabung dijual sesuai HET di dua tempat; Desa Aluh-aluh Besar dan Simpang Warga. Sedangkan di Kecamatan Simpang Empat, 560 mendapat jatah 560 tabung. Operasi pasar dipusatkan di kantor kecamatan setempat.
Hari kedua, Kamis (29/10/2020), giliran warga di wilayah Kecamatan Martapura. Operasi pasar dipusatkan di dua lokasi; Kelurahan Tanjung Rema dan Sekumpul dengan jumlah tabung masing-masing 560 tabung. Jadwal operasi pasar lebih padat lagi pada Jumat (30/10/2020) dengan 8 lokasi. Yakni, di Desa Inderasari Kecamatan Martapura, kantor Kecamatan Astambul, kantor Kecamatan Sungai Pinang, dan tiga tempat di wilayah Kecamatan Martapura Barat; kantor kecamatan, Desa Panggalaman, dan Desa Keliling Benteng Tengah.
Sedangkan besok, Sabtu (31/10/2020) operasi pasar dilaksanakan di empat tempat; Kelurahan Jawa dan Sungai Paring di Kecamatan Martapura, Karang Intan, dan Mataraman.
“Operasi pasar elpiji 3 kilogram yang dilaksanakan bersama pihak Pertamina ini sebagai upaya stabilisasi harga dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,†kata Jimmy, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan ditemui klikkalimantan, Selasa (27/10/2020).
Menurut Jimmy, tabung elpiji yang disiapkan pihak Petamina cukup banyak. Begitu pun lokasi kegiatan operasi pasar yang dilaksanakan di 9 wilayah kecamatan. dengan dilaksanakannya operasi pasar diharapkan dapat meredam gejolak harga elpiji di tengah masyarakat.
